📚 PKKMB Universitas Lampung 2025
🎯 Tema PKKMB
"Mahasiswa tangguh, inklusif, dan berdampak bagi Indonesia Emas 2045"
👨🏫 Menteri Dikti dan Saintek
Prof. Brian Yuiarte, 5. T. M.Eng., Ph.D.
Universitas Lampung (Unila) berdiri pada tahun 1965. Fakultas pertama yang didirikan adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Materi 1 – Pengembangan Karakter Mahasiswa
Penyaji: CAKBP Vicky Diulkarnaim, M.M.
- Mahasiswa yang berkarakter adalah mereka yang dapat dipercaya.
- Diperkenalkan konsep SIKOKO, yang terdiri dari: Silaturahmi, Komunikasi, Kolaborasi, dan Konsultasi.
- Selain itu, mahasiswa juga harus siap menghadapi AGHTR: Ancaman, Gangguan, Halangan, Tantangan, dan Rintangan.
🌐 Society 5.0
- Konsep masyarakat modern yang mampu menyelesaikan persoalan sosial dengan memanfaatkan inovasi Revolusi Industri 4.0.
- Pendidikan era 5.0 menekankan pada pembentukan karakter, moral, dan keteladanan.
- Tantangan menuju Indonesia Emas 2045: kesenjangan ekonomi, ketimpangan pendidikan, dan meningkatnya intoleransi.
- Prinsip kerja: data dari dunia nyata diproses di dunia maya, dianalisis dengan Artificial Intelligence (AI), lalu dimanfaatkan kembali untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.
🌍 Akreditasi Internasional (ASIIN, Jerman)
Beberapa program studi Unila telah meraih akreditasi internasional, antara lain:
- Biologi
- Agribisnis
- Agroteknologi
- Teknologi Hasil Pertanian
- Ilmu Komputer
- Fisika
- Matematika
- Kedokteran
Slogan: Be Strong!
Materi 3 – Peran Perguruan Tinggi di Era Digital
Penyaji: Pariyanto, S.IP. (Kabid Kesbangpol Kota Bandar Lampung)
- Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadapi era digital dan revolusi industri.
- Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus menjunjung tinggi integritas serta berprestasi.
- Bendera Merah Putih menjadi simbol kehormatan dan persatuan bangsa.
Materi 4 – Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Bela Negara
Penyaji: Brigjen TNI Haryantana, S.H. (Danrem 043/Gatam)
Ancaman dan Isu Utama
- Radikalisme, Intoleransi, dan Terorisme: Pada tahun 2023 terjadi tiga kali penangkapan dengan total empat orang terduga teroris. Ini menunjukkan bahwa radikalisme dan intoleransi masih menjadi ancaman nyata bagi persatuan bangsa.
- Permasalahan Sosial dan Ekonomi: Perlambatan pertumbuhan ekonomi menimbulkan persoalan sosial yang berpotensi memicu konflik budaya serta mengganggu stabilitas wilayah.
- Ancaman Narkoba: Indonesia berada dalam kondisi darurat narkoba. Data penangkapan kasus sabu, ekstasi, dan ganja mengancam generasi muda serta keamanan nasional.
➡️ Pesan Utama: Bangsa Indonesia memiliki ketangguhan untuk menghadapi setiap bentuk ancaman dan tantangan.

0 Komentar